Keutamaan Sholat Tepat Waktu
"bintang cendekia/15 November 2016" Kita semua tahu bahwa shalat adalah ibadah yang wajib. Kewajiban shalat mengharuskan umat muslim/h lakukan sholat walau dalam kondisi apapun. Bahkan orang sakit tetap wajib shalat, dengan cara yang disyariatkan.
Meskipun demikian tidak sedikit di antara umat muslim yang sering menunda-nunda shalat walau adzan sudah berkumandang.
Ada yang lelah saat memasuki waktu dzuhur karena dari pagi hari beraktifitas, atau mungkin hanya karena faktor enggan saja. Hal-hal seperti itulah yang membuat kita sulit untuk memenuhi panggilan Allah SWT tepat waktu.
Padahal shalat tepat waktu memiliki keutamaan yang sangat besar dan merupakan amalan yang paling afdal, rosulullah menjelaskan dalam hadits. Abdullah Ibnu Mas’ud RA berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdhal?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.”(HR. Bukhari)
Dari hadist tersebut kita dapat menyimpulkan betapa pentingnya shalat tepat waktu, dan tentu saja hal tersebut sangat disukai Allah SWT.
Khalifah Usman bin Affan menjelaskan beberapa kutamaan shalat tepat waktu antara lain :
1. Dicintai Allah SWT ..
2. Badan selalu sehat ..
3. Dijaga oleh malaikat ..
4. Diturunkan berkah untuk rumahnya ..
5. Wajahnya akan menunjukkan tanda-tanda orang yang shaleh..
6. Akan berhati lembut ..
7. Melalui jembatan Shiratal Mustaqim seperti kilat ..
8. Diselamatkan dari siksa api neraka ..
9. Ditempatkan ke dalam golongan orang-orang tidak takut dan bersedih ..
Selain memiliki keutamaan tersebut, shalat tepat waktu akan memberikan manfaat lain, yaitu:
1. Disiplin
2. Memprioritaskan Allah
3. Pandai mengatur
4. Menggugurkan dosa
“Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya” (HR. Ahmad).
by Admin 1
